AsaKampus -Tahun ini, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-28 diselenggarakan di Universitas Halu Oleo, Kendari yang berlangsung selama 5-9 Oktober 2015 dengan tema “Berinovasi dan Berkarya dalam Kebhinekaan untuk Kesejahteraan Berkelanjutan”. PIMNAS 28 diikuti oleh 1.821 mahasiswa Finalis PKM dari 440 kelompok PKM yang diseleksi oleh Ditlitabmas Kemristek Dikti (http://pimnas28.uho.ac.id). Namun dengan jumlah peserta yang tidak sedikit itu PIMNAS 28 Masih Sepi Pemberitaan.
PIMNAS adalah agenda tahunan yang diadakan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi dalam rangka memfasilitasi kreatifitas mahasiswa. Melalui PIMNAS, karya-karya kreatif mahasiswa dipertemukan, dibahas
sesama mahasiswa dan juga juri, sekaligus disampaikan kepada masyarakat (dikutip dari http://dikti.go.id/mahasiswa/pekan-ilmiah-mahasiswa-nasional-pimnas/).
Pagelaran PIMNAS bukan agenda kecil dengan dana terbatas dan hanya diikuti beberapa universitas saja. PIMNAS yang sudah digelar selama 28 kali semenjak tahun 1988 itu merupakan agenda bergengsi yang tuan rumahnya selalu digilir setiap tahun. Merupakan ajang berkumpulnya mahasiswa yang telah melalui seleksi ketat dan mengerjakan Proposal Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang diseleksi, didanai dan dimonitoring dan evaluasi oleh DIKTI. Hal tersebut menguatkan persepsi mahasiswa bahwa PIMNAS bukanlah agenda asal jadi.
Melihat minimnya pemberitaan tentang PIMNAS 28 yang tengah berlangsung menjadi indikasi kurang seriusnya Kemenristek & Dikti dalam menggarap agenda tahunan yang sekaligus menjadi ajang silaturahmi perguruan tinggi di negeri ini. Kemenristek & Dikti dinilai tidak mampu menggaet media-media nasional untuk bersama-sama memberitakan aktifitas mahasiswa dalam PIMNAS 28 sehingga maksud dan tujuan acara ini dapat tercapai dan tersiar luas di kalangan masyarakat.
Memprihatinkan memang, agenda besar namun tidak dapat terkaver dengan baik oleh pihak terkait sehingga tidak tampak satupun media nasional yang mengabarkan event nasional satu ini. Hanya beberapa blog, akun media sosial dan website universitas terkait yang memberitakan kontingen mereka yang berangkat. Jika hal ini berlanjut bukan tidak mungkin di masa depan nanti PIMNAS hanya sebatas program kerja yang harus dilaksanakan tanpa ada makna yang berarti.[]
Selasa, 06 Oktober 2015
Kampus

ane gak lolos pimnas gan, tapi temen ane ada 2 tim yg terbang ke Kendari.
BalasHapussalam sukses selalu .
Tq buat infonya :)
BalasHapuskasihan tuh pimnnas lagi sepi
BalasHapus